Jumat, 05 November 2010

7 Langkah Kunci Kesuksesan

7 Langkah Kunci Kesuksesan

Baru saja saya membaca sebuah artikel yang bagus sekali mengenai tujuh prinsip kesuksesan yang saya akan terjemahkan dari sumber aslinya The Formula for Success In 7 Steps. Berikut artikelnya:
Seperti yang ingin saya katakan, keberhasilan bukan milik minoritas yang elit; kesuksesan milik orang yang memutuskan untuk sukses. Sukses bukanlah milik sebuah kelompok berpengaruh, tetapi hasil jangka waktu orang yang berkomitmen untuk mengikuti prinsip-prinsip kesuksesan.
Jika setiap orang berkomitmen untuk mengikuti prinsip-prinsip sukses, mereka akan menghancurkan belenggu yang muncul untuk menahan tawanan mereka. Jika seseorang memutuskan untuk berhasil, mereka akan maju menuju keberhasilan; tidak pernah melihat ke belakang.
Kunci untuk Sukses – Dalam 7 Langkah:
1. Memutuskan untuk Sukses
“Always bear in mind that your own resolution to succeed is more important than any other.” (“Selalu ingat bahwa tekad Anda untuk sukses adalah lebih penting dari yang lainnya.”)
-Abraham Lincoln
Untuk memutuskan berhasil berarti menolak alternatif lain selain sukses. Ketika Anda memutuskan untuk sukses, Anda tidak keberatan membakar jembatan hidup biasa-biasa saja di belakang Anda, karena Anda tahu Anda tidak akan menyeberang lagi. keputusan bukanlah sebuah keinginan. keputusan adalah mengetahui bahwa Anda akan sampai ke tujuan Anda, karena Anda tidak akan menyerah sampai Anda tiba; kepercayaan penuh pada apa yang akan Anda capai.
2. Bertindak
“Action is the foundational key to all success.” (“Tindakan adalah kunci dasar menuju sukses semua.”)
-Pablo Picasso
Setelah Anda membuat keputusan untuk sukses, Anda akan merasakan dorongan untuk bertindak. Tindakan adalah satu-satunya cara untuk sukses! Jika Anda tidak mengambil tindakan besar, Anda tidak berada di jalan menuju kesuksesan. Ada hubungan langsung antara tingkat tindakan yang Anda lakukan dan kesuksesan Anda. Anda tidak dapat berkembang tanpa sejumlah tindakan yang luar biasa. Jangan duduk-duduk menunggu kesempatan besar Anda, masuk ke tindakan, dan buat waktu istirahat Anda sendiri. Orang sukses adalah orang yang “sibuk;” orang sukses bertindak setiap hari, dan setiap tindakan membawa mereka lebih dekat ke tujuan mereka.
3. Bersikeras
“Flaming enthusiasm, backed up by horse sense and persistence, is the quality that most frequently makes for success.” (“Antusiasme yang membara, didukung oleh kerja keras dan ketekunan, adalah kualitas yang paling sering membuat untuk sukses.”
-Dale Carnegie
Untuk berhasil memerlukan ketekunan, kegigihan, dan sikap tak henti-hentinya. Apakah Anda terus-menerus?
Anda harus menjadi seperti perangko, mereka mengatakan nilai seluruh prangko terdiri pada kemampuannya untuk menempel sesuatu sampai tiba di tempat tujuan. Apa pun tujuan Anda, Anda harus tetap sampai hingga Anda tiba. Sebagian besar inti dari kesuksesan itu adalah bertahan sementara yang lain melepaskan target mereka.
4. Gagal
“In order to succeed you must fail, so that you know what not to do the next time.” (“Untuk bisa sukses Anda harus gagal, sehingga Anda tahu apa yang tidak boleh dilakukan di waktu berikutnya.”)
-Anthony J. D’Angelo
Tidak apa-apa gagal, kegagalan sebenarnya diperlukan. Anda akan menemukan bahwa orang-orang yang memiliki keberhasilan terbesar sering memiliki kegagalan besar pula. Mengapa demikian? Karena orang-orang dengan kesuksesan besar berani mengambil risiko, mereka mengambil peluang, mereka keluar dari zona kenyamanan mereka. Anda tidak benar-benar gagal jika Anda sudah belajar sesuatu yang berharga dari kegagalan itu.
5. Gagal Lagi
“I’ve failed over and over and over again in my life and that is why I succeed.” (“Saya sudah gagal berulang-ulang dalam hidup saya dan itulah sebabnya saya berhasil.”)
-Michael Jordan
Agar berhasil, Anda harus gagal, dan gagal, dan gagal. Kegagalan adalah jalan menuju sukses. Edison gagal 10.000 kali, namun ia tidak melihatnya sebagai kegagalan, ia melihatnya sebagai jalan menuju sukses. Bila Anda mencoba untuk mencapai tujuan Anda, Anda akan sering mendapatkan hasil kecil. Jangan melihat hasil kecil ini sebagai kegagalan; lihat mereka sebagai langkah yang benar menuju tujuan Anda.
6. Berhenti
“If at first you don’t succeed, try, try again. Then quit. There’s no point in being a damn fool about it.” (“Jika pada awalnya Anda tidak berhasil, coba, coba lagi. Kemudian berhenti. Tidak Ada gunanya menjadi tolol tentang hal itu. “)
-W. C. Fields
Kadang-kadang Anda harus berhenti agar berhasil! Mungkin rencana Anda tidak baik, jangan terpaku dengan sesuatu yang jelas tidak bekerja; berhenti, kembali menyesuaikan, dan mulai lagi. Mungkin Anda gagal karena Anda tidak bersemangat tentang ujuan Anda. Lihat ke dalam diri Anda dan pastikan motif Anda benar; pastikan Anda didorong oleh gairah batin. Kesuksesan lahir dari gairah Anda, tidak apa-apa berhenti sampai Anda menemukan gairah Anda.
7. Cari Sesuatu yang Anda sungguh Percaya dan Akhirnya Sukses
“In order to succeed, your desire for success should be greater than your fear of failure.” (“Dalam rangka untuk berhasil, keinginan Anda untuk sukses harus lebih besar dari ketakutan Anda akan kegagalan.”)
-Bill Cosby
Ketika Anda menemukan sesuatu yang Anda benar-benar percaya, Anda akhirnya akan dapat berhasil. semangat Anda akan membawa Anda melalui lelapnya malam, kesukaan Anda akan apa yang Anda lakukan akan menyebabkan Anda untuk menjadi yang terbaik. Kali ini Anda pasti akan berhasil, dan keberhasilan Anda akan menjadi hasil dari keputusan Anda untuk sukses, tindakan konsisten Anda, tak henti-hentinya ketekunan Anda, dan kegagalan Anda lagi dan lagi. Apa yang Anda pikir buang-buang waktu, adalah masa persiapan Anda, apa yang Anda pikir akan merugikan Anda, akan menjadi dasar keberhasilan Anda.

Panduan Meraih Impian dari Michael Jordan

Saya selalu mengagumi orang-orang yang mau melakukan lebih dari yang orang biasa lakukan. Orang-orang seperti Arnold Schwarzenegger dan Bruce Lee. Atau Michael Jordan. Saya bertanya-tanya, bagaimana mereka melakukannya? Lihatlah Jordan. Ia dan timnya Chicago Bulls menjuarai kompetisi bola basket NBA 6 kali. Ia telah mengumpulkan sejumlah penghargaan individu seperti 5 penghargaan Pemain Terbaik NBA (Most Valuable Player). Website NBA bahkan menyebut bahwa Michael Jordan merupakan pemain bola basket terbaik sepanjang masa. Jordan adalah seseorang yang sangat sukses. Jadi, bagaimana ia mencapai kesuksesan tersebut?
Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita pelajari darinya.

Kegagalan Merupakan Suatu Hal yang Wajar dan Perlu

”Saya bisa menerima kegagalan, semua orang gagal dalam melakukan sesuatu. Namun saya mencoba untuk melakukannya.”
”Saya melewati lebih dari 9000 tembakan dalam karir saya. Saya mengalami kekalahan dalam hampir 300 pertandingan. 26 kali, saya diberi kepercayaan untuk melakukan tembakan yang bisa menentukan kemenangan tim dan saya gagal. Saya berulang kali gagal dalam kehidupan saya, dan itu sebabnya saya sukses.”
Kegagalan merupakan sebuah definisi yang perlu anda rumuskan kembali dalam pikiran anda. Kegagalan bukanlah sesuatu yang harus anda harus artikan secara serius. Namun sebagian besar orang memang terlalu mengartikan kegagalan dengan terlalu serius. Mereka berpikir bahwa kegagalan nampak seperti akhir dari segalanya, bahwa langit akan jatuh menimpa mereka jika mereka mengalami kegagalan. Namun kejadian seperti ini tidak pernah terjadi.
Jika anda memperhatikan orang-orang sukses maka anda melihat bahwa mereka memiliki mental yang berbeda dengan mental orang rata-rata. Mereka tahu bahwa akan ada peluang dan kesempatan baru jika mereka gagal, dan anda bisa memperoleh banyak pembelajaran dari kegagalan. Kegagalan tersebut mungkin diperlukan untuk meraih kesuksesan. Tanpa kegagalan anda tidak memperoleh timbal balik dan kebijakan yang diperlukan untuk kesuksesan di masa depan anda. Dengan melakukan kesalahan, anda dapat memperoleh pengalaman yang berharga. Membaca pengalaman atau kesalahan yang dibuat orang lain dari buku tidaklah sama dengan mengalami dan memperoleh sendiri pengalaman tersebut.
Kegagalan merupakan pengalaman untuk memperoleh pengalaman yang berharga. Pengalaman tersebut dapat membantu anda. Namun anda harus melakukannya terlebih dahulu. Tanpa mencobanya anda tidak akan berhasil meraih apapun. Anda bisa membaca lebih banyak tentang kekuatan kegagalan dalam Mengapa Anda Tidak Perlu Khawatir Dengan Kegagalan.

Percayalah Pada Ekspektasi Anda

”Jika anda menerima ekspektasi orang lain, khususnya ekspektasi negatif mereka, maka anda tidak akan pernah bisa merubah hasil yang ingin anda capai.”
”Merupakan tugas yang berat untuk mencoba melakukan segalanya dan memuaskan semua orang.. tugas saya adalah untuk turun ke lapangan dan bermain basket sebaik yang saya bisa lakukan, .. orang mungkin tidak setuju dengan pendapat tersebut.. saya tidak bisa hidup dengan impresi setiap orang terhadap apa yang saya harus atau tidak harus saya lakukan.”
”Anda harus memiliki harapan terhadap diri anda sendiri sebelum anda bisa melakukan sesuatu.”
Anda tidak bisa hidup melalui pandangan orang lain atau melalui apa yang orang lain harapkan dari diri anda. Cara hidup seperti itu hanya akan membuat anda tersiksa atau merubah diri anda tergantung pada mood orang lain. Pada akhirnya, akan menjadi sangat sulit untuk mengubah hasil akhirnya.
Daripada melakukan itu, lakukan validasi dan set ekspektasi untuk diri anda sendiri. Lihatlah diri anda sedang melakukan sesuatu, visualisasikan. Jika anda tidak bisa memvisualisasikan diri anda sendiri maka anda akan kesulitan mencapai hal tersebut.

Kenali Apa yang Anda Inginkan dan Kemana Tujuan Akhir Anda

”Saya tidak berada diluar sana berkeringat selama 3 jam setiap hari hanya untuk mencari tahu bagaimana rasanya jika saya berkeringat.”
Ketahuilah alasan anda dalam melakukan sesuatu. Tentukan arah yang jelas. Dan ingatkan diri anda sendiri setiap waktu untuk tetap fokus pada apa yang anda tuju.

Ketika Anda Berada di Luar Sana, Jangan Terbebani Oleh Hasil Akhir

”Saya tidak pernah memperhatikan konsekuensi ketika saya gagal melakukan tembakan.. ketika anda memikirkan konsekuensinya; anda cenderung memikirkan hasil negatifnya.”
Ketika tiba waktunya untuk bertanding, ketika anda berada di lapangan, jangan pikirkan hasil akhirnya. Jika anda terlalu memikirkan hasil akhirnya anda akan merasa gugup dan melakukan kesalahan. Tips ini mungkin dapat membantu anda jika anda berada diluar sana, bertanding. Dalam keadaan tersebut, satu hal yang dapat terpikirkan oleh anda adalah tujuan anda dan hasil akhir yang mungkin anda raih.
Namun ketika anda bermain atau bekerja atau apapun yang anda kerjakan, tetaplah lepaskan diri anda dari pemikiran anda dari hasil akhir yang mungkin anda raih. Fokuslah pada hal-hal yang ada di hadapan anda. Dan semuanya akan menjadi lebih mudah. Hal tersebut akan mengurangi kecemasan dan tekanan bagi diri anda sendiri. Dan anda akan tampil dengan lebih baik karena anda memfokuskan diri pada hal-hal yang ada di hadapan anda dan tidak membebani diri anda dengan hal-hal negatif.

Rintangan Akan Selalu Ada. Jangan Sampai Hal Itu Mengurangi Semangat Anda

“Jika anda mencoba untuk meraih sesuatu, anda akan menghadapi rintangan. Saya juga mengalaminya; setiap orang juga pasti mengalaminya. Namun rintangan tidak harus menghentikan anda. Jika anda menemui jalan buntu, jangan berbalik arah dan menyerah. Temukan cara untuk memanjat atau melewatinya.”
Apakah anda benar-benar ingin mencapai tujuan anda? Maka anda akan menemukan caranya. Namun anda harus tetap fokus pada apa yang anda inginkan. Bukan pada hal-hal yang tidak anda inginkan. Jika anda fokus pada apa yang anda inginkan, solusi akan mulai bermunculan di sekeliling anda.
Saya rasa anda bisa melihat rintangan sebagai cara bagi dunia ini untuk menguji anda, sebuah cara untuk menguji apakah seseorang benar-benar menginginkan sesuatu. Orang-orang yang benar-benar mengetahui apa yang mereka inginkan akan melalui rintangan tersebut dan melanjutkan perjalanan nya sementara orang lain mencoba menemukan hal lain yang lebih mudah dan lebih cocok untuk mereka. Atau bahkan berhenti untuk melakukannya.

Hal Positif Apa yang Bisa Kita Pelajari dari Semua Hal ini?

”Ubahlah setiap situasi negatif menjadi situasi positif.”
Selalu ada hal baik yang bisa anda temukan dalam setiap hal. Tanyalah pada diri anda sendiri “hal postif apa yang bisa saya peroleh dari hal ini?” Pertanyaan ini memungkinkan anda untuk memperoleh pelajaran berharga dari setiap kemunduran dan kegagalan yang anda alami. Metode ini juga merupakan cara untuk mengubah mood negatif menjadi sesuatu yang lebih positif dan lebih membangun. Sikap seperti ini kadang lebih baik dan lebih berguna daripada menangisi dan menyesali diri anda sendiri.